Merayakan Paskah Di Sisa Pandemi

Kiranya, dua tahun “belajar” dalam situasi Pandemi telah menjadikan semuanya paham dengan situasi, sehingga umat dapat tetap nyaman merayakan Paskah di sisa Pandemi.

Pandemi Covid-19 belum juga berakhir. Setidaknya hal ini mengacu pada kebijakan pemerintah yang belum secara resmi mengumumkan bahwa Pandemi Covid-19 telah selesai. Regulasi dari pemerintah yang terakhir adalah Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 10 tahun 2022 tertanggal 14 Februari 2022, tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3, level 2, dan level 1 Corona Virus Disease 2019 di wilayah Jawa dan Bali. Dalam hal ini, Kabupaten Semarang dinyatakan masuk pada Level 1. Terkait dengan hal itu, dalam kegiatan peribadatan dijinkan untuk menghadirkan umat 100% dari kapasitas ruang dengan tetap melaksanakan Protokol Kesehatan secara ketat.

Menyikapi situasi tersebut, tentunya banyak pertanyaan yang tidak mudah sekedar untuk dijawab. Dari soal menentukan jumlah Misa, memprediksi jumlah umat yang hadir, persiapan tempat duduk, sampai pada beberapa efek yang mungkin terjadi.

Tim Liturgi telah menyusun jadwal Misa di Gereja Santo Yusup Ambarawa sebanyak 21 kali sepanjang Pekan Suci. Hal ini bertujuan untuk memecah penumpukan umat dalam setiap Misa. Petugas Prokes selalu menjadi perhatian, agar benar-benar bisa mengatur ketertiban umat. Bahkan jelang Misa, Panitia Paskah 2022 senantiasa memberi pengarahan kepada petugas.

Menjadi kelegaan bersama bahwa dalam setiap Misa, ternyata baik para Petugas Prokes maupun umat, telah memiliki komitmen yang sama dalam menghadapi Pandemi Covid-19. Para petugas, yang merupakan penugasan dari wilayah, dengan penuh tanggung jawab mengatur ketertiban umat, sedangkan umat juga telah memahami bagaimana harus bersikap.

Kiranya, dua tahun “belajar” dalam situasi Pandemi telah menjadikan semuanya paham dengan situasi, sehingga umat dapat tetap nyaman merayakan Paskah di disa Pandemi.

Kalaupun ada beberapa umat yang cenderung susah diatur, itu merupakan hal biasa dalam sebuah kegiatan yang melibatkan banyak orang.

Pandemi belum berakhir, namun merayakan iman, terlebih pada hari besar juga tidak bisa ditinggalkan. Maka dengan kewaspadaan dan disiplin Protokol Kesehatan, Perayaan Pekan Suci telah terlaksana. Semoga tetap dalam lindungan Tuhan, semuanya beroleh kesehatan dan keselamatan dalam suka cita Paskah.

Baca juga : Menjiwai Pelayanan Pekan Suci 2022

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari JagoKomsos.Org.

Mari bergabung di Grup dan Chanel Telegram “JAGO KOMSOS“, caranya klik link https://t.me/jagokomsos kemudian join. Anda harus menginstall aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tulisan oleh Vincentius Sumanto (Ketua Satgas Covid-19 Paroki Santo Yusup Ambarawa)

Advertisements
Loading...
Advertisements
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published.