Menjadi Anak Yang Jujur

Pada masa sekolah pun menjadi sebuah tantangan untuk menjadi anak yang jujur. Bentuk pertobatan pelajar adalah dengan meninggalkan hal-hal yang mencurangi diri sendiri.

JagoKomSos.Org – Jumat di hari pertama bulan April 2022, Misa Pelajar kembali digelar. Kali ini Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Romo Agustinus Budi Nugroho SJ, dengan petugas liturgi gabungan dari berbagai sekolah. Paduan suara dari SMP Mater Alma, narator dan lektor dari SMK Theresiana Sumowono, putra-putri altar dari SD Pangudi Luhur, tatib dan petugas prokes oleh Bapak/Ibu Guru dari berbagai sekolah.

Peserta Misa dari berbagai sekolah, diantaranya dari SMK SPP Kanisius, SMK Theresiana Bandungan, SMP Mater Alma, SMP Theresiana Sumowono, SD Virgo Maria 1, SD Pangudi Luhur, SD Kanisius Lodoyong, dan beberapa siswa dari sekolah negeri.

Dalam homilinya, Romo Budi mengajak para siswa yang hadir untuk menerima tantangan dalam pertobatan masa Prapaskah ini untuk menjadi anak yang jujur.

“Masa Prapaskah bukan hanya masa pertobatan, tetapi juga suatu kesempatan untuk mengenal dan mengikuti Yesus secara lebih dekat. Pada saat inipun hidup orang jujur merupakan tantangan bagi masyarakat di sekitar. Pada masa sekolah pun menjadi sebuah tantangan untuk menjadi anak yang jujur. Bentuk pertobatan pelajar adalah dengan meninggalkan hal-hal yang mencurangi diri sendiri seperti mencontek, tidak disiplin, korupsi waktu dan suka mengesampingkan urusan sekolah dengan dunia yang menyenangkan.”

Yang menarik dari misa pelajar kali ini adalah adanya stand yang menjual hasil praktik dari pelajar SMK Theresiana Bandungan setelah misa selesai. Stand tersebut menjajakan sayuran dan buah-buahan organik serta olahannya seperti minuman atau salad.

Ibu Guru Tini dari SMK Theresiana menyampaikan komentarnya,

“Kami bersyukur karena mendapat kesempatan mengikuti misa pelajar bersama para siswa. Dengan menjadi petugas misa, hal ini dapat melatih siswa dalam banyak hal. Mereka siap menyemarakkan misa pelajar di kesempatan berikutnya.”

Begitu antusiasnya mereka dalam Misa Pelajar bulan ini sampai-sampai Bapak/Ibu guru rela memboncengkan para siswa dari SMP Theresiana Sumowono menuju Gereja Santo Yusup Ambarawa.

Setelah Misa, Tim Pelayanan Pendidikan, Bidang Diakonia, menerimakan bantuan subsidi SPP untuk siswa di sekolah-sekolah Katolik. Bantuan subsidi diterima oleh 231 siswa di sekolah Katolik dan atau swasta.

“Bantuan subsidi pendidikan ini memang belum bisa secara rutin diberikan setiap bulan. Hal ini dikarenakan donasi yang masih terbatas. Oleh karena itu, jika ada umat yang tergerak, bisa memberi donasi untuk pendidikan. Info lebih lanjut bisa menghubungi Sekretariat Paroki. Sampai jumpa pada misa pelajar bulan depan!” tutup Bu Fera dari Tim Pelayanan Pendidikan Paroki Santo Yusup Ambarawa.

Baca juga : Misa Pelajar Bulan Maret 2022

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari JagoKomsos.Org.

Mari bergabung di Grup dan Chanel Telegram “JAGO KOMSOS“, caranya klik link https://t.me/jagokomsos kemudian join. Anda harus menginstall aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Liputan : Fransisca Romana Fera Tristiyanti

Advertisements
Loading...
Advertisements
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published.