Dari Simpatisan Menjadi Katekumen

Satu hal yang cukup menarik, dalam Misa tersebut dihadiri oleh tiga calon baptis (Simpatisan) yang menjalani prosesi tahapan pertama atau pelantikan untuk menjadi Katekumen.

JagoKomSos-Selasa, 14 September 2021, Gereja Santo Yusup Ambarawa kembali menggelar Misa Wilayah. Kali ini, giliran umat dari Wilayah Qumran yang mendapat kesempatan untuk mengikuti Misa.

Perayaan Ekaristi yang dimulai pukul 19.00 WIB ini dipimpin oleh Romo Aloysius Suryowasita, SJ. Jumlah umat yang hadir sebanyak 93 orang, berasal dari Lingkungan Heribertus, Henricus, Hieronimus dan Hipolitus.

Satu hal yang cukup menarik, dalam Misa tersebut dihadiri oleh tiga calon baptis (Simpatisan) yang menjalani prosesi tahapan pertama atau pelantikan untuk menjadi Katekumen.

Berikut ini data dari ketiga calon Katekumen tersebut :

  1. Alvenia Clarista Arifin, putri dari Bp. Ramli Arifin dan Ibu Minarti, dari Perumahan Serasi RT.06/RW.12, Lingkungan Henricus.
  2. Ama Dhea Eka Wardani, putri dari Bp. Agung Norman Hergiyanto dan Ibu Triyah Yuniana, dari Kupang Lor, RT.04/RW.03, Lingkungan Hieronimus.
  3. Reza Kusumaningrum, putri dari Bp. Edy Suryanto dan Ibu Nining Listyawati, dari Kupang Pete RT.06/RW.02, Lingkungan He

Masa Katekumen Babtis Dewasa

Dalam eklesiologi, disebutkan bahwa Katekumen adalah orang yang menerima bimbingan dan penyuluhan mengenai asas-asas ajaran agama Kristen dari seorang katekis sebagai langkah persiapan sebelum dibaptis.

Adapun syarat untuk diabtis adalah menerima dan mempercayai dengan segenap hati bahwa Yesus sebagai Tuhan dan juru Selamat, melakukan perrtobatan dan penghapusan dosa.

Masa Katekumen Baptis Dewasa sendiri berlangsung selama 12 bulan dengan melalui 3 tahapan.

Tahap pertama disebut Tahap Calon Katekumen atau Tahap Prakatekumenat, yaitu masa pemurnian motivasi calon babtis, masa dari “simpatisan” menjadi “Katekumen“. Tahapan ini berlangsung selama 2 bulan.

Tahap kedua disebut Tahap Katekumen Calon Baptis atau Tahap Katekumenat, yaitu masa pengajaran dan pembinaan iman serta latihan hidup dalam jemaat yang diakhiri dengan upacara tahap kedua atau upacara pengukuhan Katekumen terpilih, atau tahapan dari “Katekumen” menjadi “Calon Babtis“. Tahapan ini berlangsung selama 8 bulan.

Tahap ketiga disebut Tahap Calon Baptis Terpilih atau Tahap Persiapan Terakhir, yaitu tahap khusus untuk mempersiapkan diri menerima sakramen-sakramen inisiasi, yang diakhiri dengan upacara penerimaan Sakramen Inisiasi atau Babtis. Tahapan ini disebut juga tahap dari “Calon Babtis” menjadi “Babtisan Baru“. Tahapan ini berlangsung selama dua bulan.

Pada akhirnya, setelah menerima Sakramen Inisiasi atau Babtis, seseorang masuk dalam masa Mistagogi, atau masa pembinaan lanjutan.

Kontributor Liputan : Vincentius Sumanto

all pictures by Vincentius Adi Arianto.

Advertisements
Loading...
Advertisements
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published.