Ia Memilih Dua Belas Rasul

Semalam-malaman Yesus berdoa. Lalu Ia memilih dua belas orang, yang disebut-Nya rasul.

Pekan Biasa XXIII (Hijau)
Santa Regina
BACAAN I: Kol. 2:6-15
MAZMUR: 145:1-2.8-9.10-11;
BACAAN INJIL: Lukas 6:12-19

Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah. Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul : Simon yang juga diberi-Nya nama Petrus, dan Andreas saudara Simon, Yakobus dan Yohanes, Filipus dan Bartolomeus, Matius dan Tomas, Yakobus anak Alfeus, dan Simon yang disebut orang Zelot, Yudas anak Yakobus, dan Yudas Iskariot yang kemudian menjadi pengkhianat. Lalu Ia turun dengan mereka dan berhenti pada suatu tempat yang datar. Di situ berkumpul sejumlah besar dari murid-murid-Nya dan banyak orang lain yang datang dari seluruh Yudea dan dari Yerusalem dan dari daerah pantai Tirus dan Sidon. Mereka datang untuk mendengarkan Dia dan untuk disembuhkan dari penyakit mereka; juga mereka yang dirasuk oleh roh-roh jahat beroleh kesembuhan. Dan semua orang banyak itu berusaha menjamah Dia, karena ada kuasa yang keluar dari pada-Nya dan semua orang itu disembuhkan-Nya.

RENUNGAN
Yesus memanggil dan memiih dua belas rasul. Mereka inilah yang selalu menemani Yesus saat berkeliling dari satu tempat ke tempat yang lain. Yang menarik dalam peristiwa ini adalah orang-orang yang dipilih oleh Yesus untuk menjadi murid-murid-Nya berasal dan orang-orang sederhana dengan latar belakang yang berbeda-beda.

Kita bisa membayangkan betapa sulitnya Yesus memimpin dan mengajar orang-orang yang demikian itu. Namun, kenyataanya Yesus mampu membuat mereka betah dan ke mana pun Yesus pergi mereka selalu ikut. Yesus mampu merangkul para rasul itu dengan kasih yang tulus. Kasih yang diberikan Yesus kepada mereka tidak selalu pujian dan hal-hal yang menyenangkan hati mereka saja, tetapi juga Yesus memarahi dan mendidik mereka dengan keras. Meskipun begitu mereka tidak ada yang sakit hati dan meninggalkan Dia. Dalam kehidupan sehari-hari, kita bertemu dengan teman, saudara, dan rekan kerja dengan karakter yang berbeda-beda dan kita diajak untuk bisa membangun relasi yang baik dengan mereka. Salah satu kuncinya adalah mengasihi dan menerima mereka apa adanya. Kalaupun harus berbeda pandangan atau harus tegas dengan mereka, landasilah semuanya itu dengan kasih.

Allah Yang Mahakasih, semoga kasih-Mu senantiasa hidup dalam diri kami. Sehingga kami mampu mengasihi orang-orang yang ada di sekitar kami dengan tulus. Amin.

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari JagoKomsos.Org.

Mari bergabung di Grup dan Chanel Telegram “JAGO KOMSOS“, caranya klik link https://t.me/jagokomsos kemudian join. Anda harus menginstall aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Advertisements
Loading...
Advertisements
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published.